Kamis, 19 September 2013

Penyebab Banjir

Penyebab Banjir
Yang dapat dikendalikan/diawasi
-perubahan tata guna lahan
-partisipasi masyarakat : pembuangan sampah, bangunan liar, kerusakan bangunan drainase
-erosi dan sedimentasi
-penurunan tanah , rob - akibat pengambilan air tanah yang berlebihan
-ilmu pengetahuan dan teknologi

Tak dapat di kendalikan (uncontrollable causes)--- alam

-fisiografi
-Geologi
-Klimatologi (angin, kelembaban, dll)

FISIOGRAFI DAN TOPOGRAFI

-lahan datar/ cekungan2 menghasilkan limpasan permukaan yang kecil dibandingkan lahan terjal.
-lahan memanjang ke arah kemiringan menghasilkan limpasan permukaan lebih kecil namun berlangsung lama dibandingkan melebar

GEOLOGI

menentukan laju dan kapasitas infiltrasi yang mempengaruhi limpasan permukaan

TATA GUNA LAHAN

dinyatakan dalam koefisien limpasan permukaan dan kecepatan limpasan permukaan

- kecepatan limpasan permukaan berbanding terbalik dengan waktu konsentrasi
-waktu konsentrasi berpengaruh terhadap intensitas hujan
-besar hasilnya intensitas hujan berpengaruh pada Q puncak
-besarnya limpasan permukaan dinyatakan dalam persamaan :

Q = 0,00278 CIA


dimana :

C  : Koefisien limpasan
I    : Intesitas hujan
A  : Luas DAS
Q  : Debit banjir

EROSI DAN SEDIMENTASI

-ketidakmampuan saluran drainase menampung debit, yang mengakibatkan penurunan kapasitas saluran.
-penurunan kapasitas saluran diakibatkan sedimentasi, dan bangunan liar
-sumber sedimentasi adalah erosi lahan dan sampah
-erosi meningkat akibat adanya pembukaan lahan pengeprasan bukit.

Rabu, 11 September 2013

Pesona Ditengah Merapi dan Merbabu



Wisata Ketep Pass ini terletak di puncak bukit Sawangan di tengah-tengah antara merapi dan merbabu. Terletak pada ketinggian 1200 dpl menjadikan udara yang sejuk pada siang hari yang terik. Di dalam Obyek Wisata Ketep Pass sendiri terdapat beberapa fasilitas diantaranya :

Museum Vulkanologi

Museum ini memiliki luas kurang lebih 550 m persegi. Di dalamnya berdiri miniatur Gunung Merapi, komputer interaktif yang berisi tentang dokumen kegunungapian, beberapa contoh batu-batuan bukti letusan dari tahun ke tahun, poster puncak Garuda yang berukuran 3x3m, poster peringatan dini lahar Gunung Merapi, dan juga beberapa foto dan poster yang menggambarkan kisah dari aktivitas Gunung Merapi.

Bioskop mini

Bioskop ini memiliki kapasitas tempat duduk yang cukup banyak, yaitu 78 kursi. Bioskop ini menyajikan film berupa sejarah dari Gunung Merapi yang meliputi peristiwa terbentuknya Gunung Merapi, jalur-jalur pendakian,penelitian di puncak Garuda, letusan dahsyat Gunung Merapi, dan berbagai peristiwa yang terjadi dalam rentetan waktu tertentu. Durasi dari film ini cukup pendek, hanya sekitar 25 menit.


Teropong

Jumlah teropong yang ada di Ketep Pass ini adalah dua buah. Masing-masing berada di puncak Panca Arga dan Gardu Pandang.Dengan alat ini, para pengunjung dapat melihat dengan jelas keindahan panorama Gunung Merapi, Merbabu dan gunung-gunung yang lain.


Pelataran Panca Arga

Panca Arga mempunyai arti Lima Gunung. Lokasi ini merupakan puncak tertinggi di Obyek Wisata Ketep Pass. Dari puncak tertinggi ini pengunjung dapat melihat 5 gunung, yaitu Merapi, Merbabu, SindoroSumbing, dan Slamet. Selain kelima Gunung tersebut pengunjung juga dapat melihat dan menikmati gunung-gunung kecil dan bukit-bukit yang sangat indah antara lainGunung TidarGunung AndongGunung PringBukit MenorehBukit Telomoyo, dll.


Gardu Panjang

Berupa 2 buah gazebo masing-masing dengan ukuran empat persegi panjang dan bangunan segi delapan dengan panjang panjang sisi lima meter. Dari Gardu Padang ini, pengujung dapat melihat keindahan alam Gunung Merapi dan Merbabu, serta hamparan lahan pertanian yang ada di kedua kaki Gunung tersebut.

Sumber : Wikipedia

QS (Quantity Surveyor)

Pekerjaan yang meliputi pembiayaan dari awal proyek hingga berakhirnya proyek, manajemen konstruksi, pengadaan dokumen kontrak, rencana anggaran biaya (estimasi) sampai pada pemeliharaan bangunan.

dalam hal ini layanan meliputi :

1. penilaian investasi
2. Anggaran biaya
3. manajemen nilai
4. analisis risiko
5. Subkontrak administration
6. Pengukuran jasa lingkungan dan biaya.
7. audit teknis
8. Perencanaan dan pengawasan
9. Penilaian untuk tujuan asuransi
10. manajemen proyek
11. Penyelenggara program pemeliharaan


Rabu, 04 September 2013

Pengertian Drainase

Drainase adalah prasarana yang berfungsi mengalirkan air permukaan ke badan air atau ke resapan buatan.

Sistem Drainase Perkotaan adalah Sistem drainase yang berada di perkotaan yang berupa jaringan pembuangan air yang berfungsi mengendalikan atau mengeringkan kelebihan air permukaan di daerah pemukiman yang berasal dari air hujan  sehingga tidak menggangu masyarakat.


Pondasi Tiang


Pondasi tiang adalah pondasi dengan tiang dan pile cap, kedalaman lebih dari 6 meter dan sampai pada tanah keras. Biasanya digunakan untuk gedung-gedung bertingkat banyak.

- Fungsi tiang adalah untuk mentransfer atau meneruskan beban dari struktur atas melalui media yang komprensibel (tanah lunak/air) kedalam bagian tanah keras.

-Fungsi pile cap adalah menyatukan tiang-tiang menjadi satu kesatuan yang kompak.

Pondasi tiang digunakan jika :

  • lapisan tanah keras terbentuk sangat dalam
  • pondasi terletak di dasar sungai
  • untuk menahan gaya tarik
  • sebagai turap (sheeet, pile structure)
Pondasi tiang juga dibutuhkan untuk menahan gaya angkat atau uplift bilamana digunakan untuk mendukung bangunan-bangunan tinggi yang menerima beban-beban horisontal.


Tiang-tiang yang digunakan untuk bangunan-bangunan pantai ditunjukkan untuk menahan kejutan yang berupa beban lateral yang disebabkan oleh benturan-benturan ombak.

Kombinasi beban vertikal dan horisontal didukung jika tiang digunakan untuk mendukung penahan tanah.

@copyright by diktat pondasi Ir.Agung Sudarto, MT Univ Negeri Semarang

civil in action


kisi-kisi ujian laporan baja #civil in action

Rabu, 31 Juli 2013

Permasalahan Lalu Lintas dan Solusinya


Transportasi adalah pergerakan manusia, barang, dan informasi dari suatu tempat ke tempat lain dengan aman, nyaman, cepat, murah, dan sesuai lingkungan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.
Timbulnya transportasi didasarkan pada persoalan:
1.      Kebutuhan manusia akan barang, jasa, dan informasi  dalam proses kehidupannya
2.      Barang , jasa, dan informasi  tidak berada dalam satu kesatuan dengan tempat tinggalnya

Masalah lalu lintas yang sekarang ini sering muncul adalah: kemacetan, tundaan, kecelakaan, dan polusi.
Kemacetan dapat disebabkan oleh antara lain:
- sarana dan prasarana masih terbatas, manajemen lalu lintas yang belum berfungsi secara optimal,
- pelayanan angkutan umum penumpang belum memadai, dan disiplin pemakai jalan yang masih rendah.
Kemacetan akan menyebabkan terhambatnya proses aktivitas masyarakat dalam kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan, dan lain-lainnya, serta menimbulkan pemborosan dalam hal waktu dan penggunaan energi.
Kecelakaan dapat menyebabkan cacat tubuh maupun hilangnya nyawa manusia, merupakan masalah yang cukup serius yang perlu diselesaikan.
Kendaraan di jalan merupakan sumber polusi suara maupun polusi udara yang cukup signifikan yang dapat menimbulkan efek pada kesehatan masyarakat, sehingga  diperlukan penanganan khusus dalam pembatasan kadar emisi gas buang.

Secara sederhana penyebab permasalahan lalu lintas dapat diuraikan sebagai berikut:
1.  Kemacetan (congestion) yang disebabkan oleh kapasitas ideal jalan sudah terlampaui dan atau manajemen penataan lalu lintas yang kurang baik
2. Kecelakaan (accident) yang disebabkan oleh perancangan geometrik jalan kurang baik, kondisi kendaraan dan atau kondisi jalan yang kurang bagus, disiplin pemakai jalan yang rendah, serta pengaturan lalu lintas yang kurang tepat.
3.  Tundaan (delay) disebabkan oleh pemborosan waktu perjalanan akibat turunnya rata-rata kecepatan kendaraan.
4.  Pemborosan konsumsi bahan bakar akibat seringnya pemakaian gigi rendah kendaraan akibat kemacetan
5.   Polusi, baik berupa polusi suara maupun udara.
 

Pertumbuhan penduduk serta pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi akan meningkatkan jumlah
pergerakan orang dan barang.
Jika pertumbuhan lalu lintas lebih besar daripada penambahan jumlah prasarana lalu lintas maka akan timbul berbagai problem lalu lintas.

Dewasa ini di daerah perkotaan penambahan jaringan jalan sudah bukan merupakan alternatif terbaik untuk
menyelesaikan problem lalu lintas.
Hal ini terjadi karena sudah padatnya lahan dalam kota sehingga pengembangan jaringan jalan baru
merupakan alternatif yang memerlukan biaya sangat besar.
Tingkat pertumbuhan kendaraan yang sangat tinggi ,tidak seimbang dengan  tingkat pertumbuhan jaringan
jalan, sehingga seberapapun besar penambahan jaringan jalan akan selalu dipenuhi oleh lalu lintas kendaraan
dan akhirnya problem lalu lintas akan selalu muncul.

Untuk itu maka diperlukan alternatif penyelesaian yang lain.

Pada daerah perkotaan dengan problem lalu lintas yang belum kompleks maka analisis tingkat ruas (link)
maupun analisis tingkat simpang (masing masing secara individual) masih bisa dipakai sebagai alternatif
penyelesaian.
Alternatif penyelesaian secara individual dapat diselesaikan dengan manajemen lalu lintas saja, sebagai
contoh penggunaan jalur satu arah, pengaplikasian alat pengatur lalu lintas yang tepat pada simpang,
pembuatan lapangan parkir, dan lain sebagainya.

Pada daerah perkotaan dengan problem lalu lintas yang sudah terjadi pada sebagian besar areanya analisis
lalu lintas yang harus dilakukan adalah analisis tingkat area.
 Penanganan problem lalu lintas ini sudah tidak bisa hanya dengan pengaturan lalu lintas saja, akan tetapi
harus secara terpadu yang biasa disebut dengan manajemen sistem transportasi. Secara garis besar
manajemen sistem trasnportasi terdiri dari pemakaian ruas jalan secara efisien, pengurangan jumlah
kendaraan di area yang padat (Transportation Demand Management dan penataan tata guna lahan) dan
penyediaan fasilitas transit.

Di negara maju pada beberapa tahun terakhir untuk menyelesaikan problem lalu lintas lebih ditekankan pada
pengaturan permintaan perjalanan (Travel Demand Management, TDM)
Pengaturan permintaan perjalanan dilakukan dengan menyebarkan periode permintaan puncak
(membedakan jam masuk/pulang sekolah, membedakan jam masuk/pulang kerja pada perusahaan dan lain
lain) atau pembatasan kepemilikan kendaraan pribadi atau pembatasan penggunaan kendaraan pribadi. pada
beberapa zona. Pembatasan penggunaan mobil pribadi harus diimbangi dengan penyediaan akses
transportasi alternatif.
Pada saat ini untuk mengatasi permasalahan lalu lintas Pemda DKI Jakarta sedang mengembangkan
penggunaan angkutan umum berupa bus dengan prioritas. Untuk memotivasi masyarakat maka disediakan
armada bus yang nyaman dan disediakan jalur khusus bus, busway, sehingga waktu tempuh berkurang.
Dengan berkurangnya waktu tempuh diharapkan pengguna mobil pribadi akan beralih ke bus, sehingga arus
lalu lintas akan berkurang dan kemacetan bisa dihindari.

Alternatif penanganan kemacetan yang bisa dilakukan pula di Jakarta adalah meningkatkan pertumbuhan
prasarana transportasi yang tidak memerlukan/mengganggu prasarana transportasi yang ada di permukaan
tanah, sebagai contoh pengembangan sistem angkutan umum massa yang berada di bawah tanah (subway).
Moda yang bisa digunakan antara lain tram atau kereta api listrik. Hanya saja perencanaan dari
pembangunan prasarana ini harus mempertimbangkan aksesibilitas antar moda sehingga akan terwujud suatu
Sistem Angkutan Umum Transportasi Perkotaan Terpadu (SAUTPT).



 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India